Bismillah, Alhamdulillah. Tulisan ini tidaklah berjudul ‘catatan syukur’ seperti tulisan pada umumnya, tapi juga tentang sabar dimana seringkali sabar dan syukur adalah sebuah kesatuan yang tak terpisahkan. Terhadap segala sesuatu, ada kebahagian yang mendekati suatu tujuan (menjadikan kita bersyukur) dan ada pula kesedihan karena menjauh dari hal lainnya (menjadikan kita bersabar). Mana yang lebih utama antara keduanya, ialah sabar.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu”. Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan Bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.
Q.S.Az-Zumar(39): 10
Tentang bersyukur, adalah hal yang ingin aku latih pada diri sendiri, kepada lingkungan sekitar hingga kelak terhadap keluarga ku. Dimana mengajarkan sabar kepada anak-anak yang masih belum mengerti mungkin belum bisa, tapi syukur selalu bisa ditanamkan terhadap berbagai hal sedari dini, termasuk terhadap cobaan, sakit dan musibah. Dengan bersyukur kita kan selalu bisa merasakan kebahagiaan dan kedamaian hati.
Tentang Sabar
Keyakinan dan kesungguhan dalam bersabar adalah pemberian terendah dari Allah swt yang jika seseorang memiliki sebagian darinya maka niscaya ia tidak merasa khawatir sedikitpun. Seseorang juga tidak akan memperoleh apa yang dicintainya sebelum ia bersabar terhadap apa yang tidak ia cintai. Taqwa adalah kebajikan yang paling besar sedangkan taqwa hanya dapat diperoleh dari sabar. Tetap sabar atas perintah Allah dan ridho atas setiap takdirnya ialah puncak tertinggi keimanan. Seseorang yang terus mempraktikkan kesabaran di dalam kehidupannya akan menbawanya kepada sikap ridho.
Tentang Syukur
Hal-hal yang Allah swt tambahkan jika kita bersyukur ialah kekayaan, diterimanya doa, rezeki, ampunan dan taubat. Hati manusia bisa menjadi keras bahkan lebih keras daripada batu, yang bisa dilunakkan dengan rasa takut dan syukur. Allah swt ridho terhada hamba-hambaNya karena rasa syukur mereka kepada Allah. Harta berharga untuk diambil diantaranya ialah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur dan istri yang beriman. Syukur adalah ketika kita menggunakan nikmat yang Allah berikan sesuai dengan tujuan ia diciptakan, nikmat hakiki ialah ilmu yang benar dan akhlak yang baik.
Catatan Kecil
Aku tentu pernah tidak bersyukur di dalam kehidupan ku, dan itu hanya menyisakan penyesalan yang teramat dalam. Bahwa mungkin seringkali kita membandingkan diri dengan oranglain pada umumnya, ketika menemukan perbedaan kita merasa rendah diri dan tidak bersyukur. Padahal, Allah swt menciptakan kita dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita selalu bisa fokus pada kelebihan dan memperkuatnya! Bahwa dalam hidup kita tak harus sama dengan lainnya, masing-masing kita punya jalan indahnya sendiri, bahwa tak harus kita mencapai standar-standar tertentu, tapi jika memungkinkan untuk mencapainya, kenapa tidak? Asalkan jangan sampai kufur nikmat terhadapnya yang menjadikan kita makin jauh dari jalan yang seharusnya. Keinginan untuk membahagiakan orang yang kita sayangi juga terkadang bisa membuat seseorng tidak bersyukur, padahal ada hal-hal yagn tak dapat diubah dan kita selalu bisa membahagiakan oranglain dengan cara yang kita dimudahkan terhadapnya^^.
Aku juga tentu pernah tidak bersabar di dalam kehidupan ku, sikap tergesa-gesa itu seringkali menjadikan emosi tidak stabil, tidak baik dalam mengambil keputusan, dan dampak buruk lainnya. Bahwa kita bisa terus melatih kesabaran kita, baik itu dengan amalan yaumi dan memaksakan diri melakukan kebaikan-kebaikan hingga menjadi sebuah akhlak dan berlatih tetap baik-baik saja walau dalam kondisi sesulit apapun. Pada akhirnya, tentang sabar dan syukur adalah hal yang perlu kita latih selalu. Karena tetap bersabar di jalan Allah tak jarang adalah hal yang menjemukan, bersyukur juga hal yang sulit di saat akses dunia terbuka lebar melihat berbagai kemudahan itu terbuka. Yang terpenting bagi ku, kita tetap harus berusaha untuk bersabar dan bersyukur. Terhadap apapun yang terjadi, terhadap apapun itu. Bahwa syukurnya musibah itu tidak menimpa agama kita, bahwa syukurnya ada musibah yang lebih berat dari ini dan kita tak mendapatkannya, Alhamdulillah^^
Berikut tips yang bisa dilakukan untuk bersabar dan bersyukur:
1. Memahami keutamaan sabar dan syukur serta besarnya pahala yang didapatkan darinya. Memahami pula tercelanya sifat tidak sabar dan kufur.
2. Menetapkan batas-batas minimum dan maksimum kesabaran kita lalu melatih diri untuk memperbesar rentang kesabaran itu.
3. Melakukan hal-hal bermanfaat lainnya dalam setiap waktu kehidupan kita
4. Menyadari bahwa apapun yang terjadi selalu ada hikmahnya, jika belum mendapatkannya berarti jiwa kita sedang tidak bersih untuk mendapatkannya.
5. Ridho terhadap setiap hal yang terjadi apapun itu, senantiasa terus berdoa dan berusaha
6. Menyadari bahwa setiap hal di dunia ini selalu punya konsekuensi, baik itu hal kebaikan ataupun keburukan. Tentu, kita akan mempertanggungjawabkannya kelak di akhirat.
7. Melihat orang yang di atas kita dalam urusan Agama dan melihat orang yang di bawah kita dalam urusan dunia
8. Berdoa agar Allah SWT mengaruniakan sikap sabar dan syukur atas setiap ketentuan-Nya
9. Berlatih untuk terus sejenak bertafakur dan mensyukuri nikmat Allah SWT, sesederhana penglihatan, pendengaran